Pemberontakan berarti penolakan terhadap otoritas. Bagi beberapa kalangan khususnya penguasa, pemberontakan merupakan sesuatu yang harus dilenyapkan untuk memuluskan jalannya pemerintahan. Bagi kalangan lain, pemberontak atau pelaku pemberontakan dielu-elukan sebagai seorang pahlawan. Pemberontakan juga dapat muncul karena penolakan untuk berkoporasi dengan pemerintah atau untuk mempertahankan wilayah yang telah dikuasai oleh musuh, seperti Perang Revolusi Indonesia. Apabila saat itu gerakan pemberontak di Indonesia muncul untuk menentang kekuasaan Belanda, saat ini muncul pula gerakan-gerakan pemberontak yang bertujuan menggantikan pemerintah yang ada dengan pemerintah yang baru, misalnya Gerakan Aceh Merdeka GAM atau Organisasi Papua Merdeka OPM. Ketidakpuasan terhadap sistem pemerintahan dapat muncul di berbagai belahan dunia, yang pada akhirnya melahirkan gerakan-gerakan Revolusi. Tidak terkecuali di Kolombia, gerakan pemberontak muncul di bawah bendera Revolutionary Armed Forces of Colombia.
 |
| Bendera dan Logo FARC-EP |
Revolutionary Armed Forces of Colombia atau dalam bahasa
Spanyol Fuerzas Armadas Revolucionarias de Colombia – Ejército del Pueblo (FARC-EP) berarti Tentara Rakyat - Angkatan Bersenjata Revolusioner Kolombia. Kelompok yang dikenal dengan sebutan FARC ini merupakan kelompok teroris Kolombia yang dianggap masih setia dengan paham Marxis-Leninis serta dianggap sebagai salah satu gembong perdagangan narkoba dunia. Kelompok yang didirikan tahun 1964 ini mengklaim mewakili kaum miskin dalam perjuangannya melawan kaum kaya di dalam negri. Mereka juga bertempur melawan pengaruh Amerika Serikat di Kolombia, faham neo-kolonialisme, monopoli sumber daya alam nasional korporasi-korporasi multinasional dan kekerasan pemerintah.
Anggota FARC didominasi oleh petani yang tak memiliki kesempatan karena kepemilikan tanah terkonsentrasi ditangan segelintir orang. Menurut Panglima Angkatan Bersenjata Kolombia, secara keseluruhan FARC-EP beranggotakan 18,000 orang. Namun sumber lainnya menyebutkan, jumlah pejuang kelompok ini hanya berkisar antara 9,000 hingga 11,200 orang.
 |
| Tentara FARC-EP yang beberapa diantaranya berusia dibawah 18 tahun |
FARC juga merekrut anak-anak sebagai pejuangnya. Sekitar seperempat dari pejuangnya berusia di bawah 18 tahun. Kebanyakan dari mereka memutuskan untuk bergabung dengan FARC karena alasan kemiskinan, kurangnya peluang menempuh pendidikan, menghindari kekerasan rumah tangga dan berbagai alasan lain. Biaya operasional FARC yang diperkirakan berjumlah sekitar 300 juta dolar AS pertahun berasal dari penarikan pajak perdagangan narkoba, tabusan penculikan, perampokan bank dan pemerasan dari kaum kaya ataupun korporasi multinasional.
FARC didirikan sebagai sayap militer Partai Komunis Kolombia ketika angkatan bersenjata militer menyerang kantong-kantong pedasaan komunis selama berlangsungnya konflik sipil yang dikenal dengan sebutan La Violencia tahun 1964. Pergerakan FARC-EP disebut-sebut telah melemah dan terpokul mundur ke daerah-daerah pegunungan sejak Presiden Alvaro Uribe menjabat tahun 2002 silam.
 |
| Alfonso Cano tewas dibunuh |
Bulan november tahun 2011 lalu, Alfonso Cano yang mengambil alih kepemimpinan FARC sejak tahun 2008 dilaporkan tewas dalam sebuah pertempuran dengan pasukan pemerintah Kolombia. Kematian Cano merupakan pukulan besar bagi kelompok pemberontakan terlama di Amerika Latin tersebut yang makin memperlemah kemampuannya untuk menghimpun kembali kekuatan dan mengkoordinasikan serangan-serangan besar.
0 comments:
Post a Comment